Arti Kata

Arti Kata - Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Definisi atau arti kata menteri berdasarkan KBBI Online:

menteri /men·te·ri/ n 1 kepala suatu departemen (anggota kabinet), merupakan pembantu kepala negara dl melaksanakan urusan (pekerjaan) negara; 2 gajah (dl permainan catur); 3 pegawai tinggi (sbg penasihat raja dsb);

• menteri ad interim menteri yg merangkap jabatan menteri lain yg berhalangan sementara krn sakit, dinas ke luar negeri, dsb;
• menteri ex officio menteri yg merangkap jabatan menteri lain selama belum ada menteri lain yg dianggap sesuai untuk jabatan itu;
• menteri Koordinator Menteri Negara yg mengoordinasi kerja beberapa departemen;
• menteri Muda pembantu Presiden yg tugasnya membantu seorang menteri, terutama dl koordinasi berbagai bidang yg mendesak dan perlu dilayani secara intensif (spt Menteri Muda Kehutanan yg membantu tugas Menteri Pertanian);
• menteri Negara pembantu Presiden yg tidak membawahkan suatu departemen, msl Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (pd Kabinet Pembangunan, Kabinet Reformasi, dan Kabinet Persatuan Nasional);
• menteri pertama perdana menteri;
kementerian /ke·men·te·ri·an/ n 1 pekerjaan (urusan) negara yg dipegang oleh seorang menteri; 2 lembaga atau kantor tempat mengurusi pekerjaan menteri; departemen: ia bekerja di - Pendidikan Nasional

Kata menteri digunakan dalam beberapa kalimat KBBI

Referensi dari KBBI tingkat kalimat ke 22
pe·ning·kat·an n proses, cara, perbuatan meningkatkan (usaha, kegiatan, dsb): kini telah diadakan ~ di bidang pendidikan; Menteri Kesehatan menentukan perlunya ~ pengawasan thd usaha perdagangan eceran obat;
Referensi dari KBBI pindah kalimat ke 12
pin·dah·an n 1 hasil memindah(kan): barang-barang di gudang itu adalah barang ~; 2 yg dipindahkan: kita belum mengenal watak pegawai ~ dr pusat itu; 3 cak pindah tempat: menjelang pelantikan menteri Persatuan Pembangunan, banyak orang yg justru sibuk ~;
Referensi dari KBBI liberalisasi kalimat ke 3
muan tingkat menteri;
Referensi dari KBBI eja kalimat ke 3
~ etimologis ejaan kata yg menekankan segi historisnya dng mempertahankan unsur yg tidak direalisasikan secara fonetis; ~ fonemis ejaan yg menggambarkan tiap fonem dl bahasa dng satu lambang secara konsisten, msl ejaan Suomi dan ejaan Turki; ~ fonetis ejaan yg menggambarkan tiap varian fonem atau bunyi dng satu lambang, msl ejaan Melayu sistem Wilkinson; ~ Melindo sistem ejaan Latin yg termuat dl Pengumuman Bersama Ejaan Bahasa Melayu-Indonesia (Melindo) tahun l959 sbg hasil usaha penyatuan sistem ejaan dng huruf Latin di Indonesia dan di Persekutuan Tanah Melayu, sistem ejaan ini tidak pernah dilaksanakan; ~ Pembaharuan sistem ejaan yg dirancang oleh sebuah panitia yg diketuai oleh Prijono dan E. Katoppo pd tahun 1957 sbg hasil keputusan Kongres Bahasa Indonesia II di Medan, sistem ejaan ini tidak pernah dilaksanakan; ~ Republik ejaan Suwandi; ~ Suwandi sistem ejaan Latin untuk bahasa Indonesia sesudah Proklamasi Kemerdekaan yg dimuat dl Surat Keputusan Menteri Pengajaran, Pendidikan, dan Kebudayaan, Mr. Soewandi No. 264/Bhg. A tanggal 19 Maret 1947 yg merupakan penyederhanaan atas Ejaan van Ophuysen, antara lain, adalah perubahan oe menjadi u, sistem ini menjadi ejaan resmi sampai tahun 1972; ~ van Ophuysen sistem ejaan Latin untuk bahasa Melayu di Indonesia yg dimuat dl Kitab Logat Melajoe tahun 1901 oleh Ch.A. van Ophuysen, yg merupakan ejaan Latin resmi pertama di Indonesia (buku ini disusun dng bantuan Engku Nawawi glr. St. Makmur dan M. Taib St. Ibrahim); ~ Wilkinson ejaan Latin resmi yg pertama untuk bahasa Melayu di Semenanjung Malaya yg disusun oleh R.J. Wilkinson (1904); ~ yang Disempurnakan sistem ejaan bahasa Indonesia yg sebagian besar sama dng sistem ejaan Malaysia, yg termuat dl Surat Keputusan Presiden No. 57 tanggal 16 Agustus 1972 dan yg sekarang menjadi ejaan resmi bahasa Indonesia, perbedaannya dng Ejaan Suwandi, antara lain, adalah huruf j menjadi y, dj menjadi j, nj menjadi ny, ch menjadi kh, tj menjadi c, dan sj menjadi sy;
Referensi dari KBBI teken kalimat ke 1
te·ken /téken/ v cak memberikan atau membubuhkan tanda tangan; menandatangani: menteri baru saja ~ piagam kerja sama dng pihak luar negeri;
Referensi dari KBBI dengar kalimat ke 3
dengar pendapat dng Menteri Pendidikan Nasional tt masalah wajib belajar;
Referensi dari KBBI maharajalela kalimat ke 1
ma·ha·ra·ja·le·la /maharajaléla/ n (gelar) kepala menteri (yg dl upacara kerajaan, berdiri memegang pedang terhunus dan siap memenggal leher orang yg bersalah kpd raja);
Referensi dari KBBI bendahara kalimat ke 1
ben·da·ha·ra n 1 penanggung jawab (pemegang) atau pengurus keuangan (yayasan, perkumpulan, dsb); bendahari; 2 kl pemegang harta benda (kekayaan) negara atau raja; 3 kl perdana menteri; wazir; 4 menteri (dl permainan catur);
Referensi dari KBBI undang kalimat ke 1
3un·dang ark n penghulu (kepala suatu daerah di Negeri Sembilan)
Referensi dari KBBI azam kalimat ke 5
ke·a·zam·an n maksud: perdana menteri mengulangi ~ kerajaan untuk mempertahankan kedaulatan negara
Referensi dari KBBI tinggi kalimat ke 35
pe·ting·gi n 1 kepala desa; lurah; 2 orang yg mempunyai kedudukan tinggi (dl organisasi, masyarakat atau negara) pembesar: persetujuan itu telah ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri dng ~ negara itu;

Posisi kata menteri di database KBBI Online

mensiu - menstruasi - mensurasi - menta - mentah - mentak - mental - mental - mental - mentalitas - mentang - mentangur - mentari - mentaruh - mentas - mentaus - mentega - mentega - mentelah - menteleng - menteng - mentereng - menteri - menteros - mentibu - mentifakta - mentigi - mentika - mentilau - mentimun - mentis - mentok - mentol - mentol - mentolo - mentor - mentora - mentua - mentul - mentul-mentul - menturung - menu - menuet - menung - menur

Informasi Pengecekan di Typoonline

415.253 Teks

1.788.857 Dokumen

140.130 Website

Pencarian Terakhir